Rabu, 30 Mei 2018

Cara Membuat Slime Mudah dan Aman Untuk Anak Anak di Rumah

Slime merupakan mainan unik yang terbuat dari bahan polimer yang berbentuk cairan dan biasanya ditambahkan larutan polivinil alkohol dan ion borat. Kata kebanyakan orang, slime digunakan untuk pereda emosi. Bentuknya yang kenyal membuat orang gemas untuk terus meremas-remasnya sehingga emosi dapat tersalurkan.

api tahukah anda jika pada awalnya slime di buat bukan untuk mainan, melainkan sebagai pembersih debu di sudut kaca ataupun sela-sela keyboard.  Tidak hanya itu slime juga berfungsi untuk menghilangkan kejenuhan atau bosan. Terutama bagi pelajar yang bosan mendengarkan guru atau dosen. Cukup dengan memainkan slime dengan meremas-remas maka rasa bosan pun akan tersalurkan.

Meskipun slime bisa kamu beli dengan mudah, kamu juga dapat bikin sendiri lewat cara mencampur dari beberapa bahan dari jenis yang berbea dan caranya pun cukup mudah dilakukan. Bahkan yang jadi trend di kota-kota besar justru anak-anak terlihat lebih bahagia dan antusias saat bermain bersama dengan memicu slime sendiri, kegiatan ini sanggup dijadikan fasilitas studi dan melatih keterampilan motorik membuat si kecil.

Dari kekentalannya dan kelengketannya Lem FOX ini sangat bagus untuk dipakai sebagai bahan pembuatan slime.
Bahan dan alat yang harus disiapkan:
  • Lem Fox
  • Aktivator Slime
  • Sabun Cair
  • Pewarna makanan
  • Body Lotion atau Baby oil (supaya slime tidak lengket di tangan)

Cara membuat Slime dari Lem Fox :
  • Masukkan lem fox secukupnya ke dalam baskom  (apa saja wadahnya),
  • Tambahkan sedikit air dan pewarna apa saja sesuai keinginan, kemudian aduk sampai merata;
  • Masukkan slime activator aduk perlahan sampai lem fox agak sedikit encer;
  • Tambahkan sabun cair sesuai takaran slime yang telah dibuat. Secukupnya.
  • Jika kurang kental bisa tambahkan sabun dan slim activator.
  • Supaya tidak lengket teteskan body lotion atau baby oil.
  • Biarkan sebentar, dan slime sudah jadi
  • Selanjutnya kita akan membuat Slime dari Lem Povinal
Load disqus comments

0 komentar