Kamis, 02 Agustus 2018

Waktu Yang Tepat Memberikan Suplemen Vitamin Anak

Banyak yang bertanya, kapankah waktu tepat untuk memberikan multivitamin pada anak balita? Karena yang kita tahu bahwa balita sangatlah membutuhkan asupan gizi dan nutrisi yang cukup. Kalau kurang bahkan tidak memberikan hal tersebut, maka prores pertumbuhannya juga bisa terganggu. Vitamin berperan penting dalam tubuh manusia. Jika kekurangan vitamin si Anak bisa mengalami gejala yang tidak di inginkan.

Beberapa gejala jika kekurangan vitamin adalah sebagai berikut:
  • Vitamin A: gejala yang di timbulkan penglihatan jadi terganggu, bahkan bisa mengakibatkan kematian seperti campak atau diare.
  • Vitamin B: jika kekurangan maka yang di timbulkan anemia, sakit kepala, letih, lesu dan pucat.
  • Vitamin C: kekurang vitamin c bisa menimbulkan sariawan, lesu, gusi berdarah.
  • Vitamin D: gejala yang di timbulkan adalah riketsia, apa itu riketsia? Kondisi dimana pembentukan mineralisasi tulang tidak maksimal.

Suplemen vitamin dapat digunakan pada anak balita hanya sebagai tambahan saja, bukan sebagai makanan pengganti. Salah besar jika ada yang berpendapat bahwa suplemen vitamin bisa menggantikan makanan harian. Jika ada anak yang susah makan, mungkin bisa di rangsang dengan memberikan vitamin anak agar nafsu makannya meningkat. Tetap berikan makanan pokok, sayuran bahkan buah-buahan sebagai makanan pokoknya. Nah sebagai pelengkap tambahannya maka suplemen vitamin anak bisa di perhitungkan.

Tips memilih suplemen vitamin yang baik untuk anak
Sesuaikan suplemen vitamin yang sedang di butuhkan
Misalnya saja nih ada anak yang sedang kekurangan vitamin C, maka yang di perlukan adalah memberikan vitamin C. Alangkah bagusnya sebelum memberikan vitamin konsultasikan dengan dokter terlebih dahulu.

Belilah multivitamin yang berbentuk sirup/cair
Kalau kita memilih vitamin yang cair tentu itu akan memudahkan untuk di konsumsi si anak serta lebih aman dari tersedak. Meskipun kalau berbentuk tablet juga bisa kita katakan permen saat memberikannya pada anak. Tapi dengan mengatakan seperti itu akan membiasakan anak makan permen sembarangan.

Sesuaikan multivitamin dengan usia anak
Lihat petunjuk pemakaian beserta ditujukan untuk anak berusia berapa tahun. Terutama bagi balita yang dibawah 6 bulan, karena biasanya si bayi tidak memerlukan suplemen vitamin karena ASI dari sang ibu sudah mencukupi dari segalanya. Jadi sebelum membeli cari tahu terlebih dahulu multivitaminnya untuk usia anak berapa tahun.

Periksa tangga expired, izin BPOM dan Depertemen kesehatan
Sekarang banyak merk dan produk yang tidak layak edar terutama vitamin. Bisa-bisa bunda salah beli dengan bahan pemanis buata, pewarna bahkan pengawet yang tidak baik untuk kesehatan. Harap agar anak bisa sehat malah bisa sebaliknya, jadi belilah merk vitamin khusus untuk anak yang sudah populer.
Load disqus comments

0 komentar