Kamis, 13 Desember 2018

On Desember 13, 2018 by Mariyana Yana in
Bingung ganti ukuran ban luar motor sebab penulisan kode ukuran ban dalam 2 versi? Dari pada pegangan sebab bingung, yuk kami bahas. Kudu inget kode spare part motor yang tercetak diban bukan untuk pasang buntut ato no telpon bintang film yang kini lagi naik daun, tapi buat nunjukin lebar, tinggi, diameter & kecepatan maksimal ban.

Makna Kode Ban Pada Motor Saat Ini

sebaiknya kamu simak dibawah ini.

Ada dua macam kode ban yang biasa dipakai yaitu :
1. Kode imperial 4.60-H18 4PR
maka 4.60 menyebutkan lebar ban alias dalam satuan inci), H menunjukkan batas kecepatan pemakaian untuk scootermax.100 km/jam serta N merupakan max 140 km/jam. S merupakan max 180 km/jam, H merupakan max.210 km/jam serta V merupakan max.250 km/jam.

Kode 18 menunjukkan diameter velg / rim dalam satuan inci. 4PR menunjukkan kekuatan ban yang didasarkan pada kekuatan serat kain ban alias ply rating.

4PR berarti pemakaian lapisan kain dari bahan nilon didalam carcass berindikasi kekuatan setara dengan 4 lapisan kain ban.

Untuk kode imperial, aspect ratio alias perbandingan tinggi ban kepada lebar ban didasarkan pada kualitas 100% tinggi ban sama dengan lebar ban.

2. Kode metric, 130/90-16 67H.
130 menunjukkan lebar ban dalam satuan mili meter, 90 menunjukkan tinggi ban kepada lebarnya, 90 berarti perbandingan tinggi ban 90% dari lebarnya. Apabila lebar 130 mm maka tinggi ban 90% x 130 mm = 117 mm. Aspect ratio yang kecil bakal menambah stabilitas serta handling kendaraan. Kode 16 menunjukkan diameter velg / rim dalam satuan inci, 67 menunjukkan beban maksimum yang diperbolehkan alias load index/LI. Li 67 berarti beban maksimum yang bisa ditanggung sebesar 307 kg. H menunjukkan batas kecepatan pemakaian alias sama semacam contoh diatas. Sehingga saat kamu bakal membeli ban dengan merk yang tak sama perhatikan kodenya serta periksa apakah sama spesifikasinya dengan ban yang sebelumnya kamu gunakan.